KURIKULUM

1.   SMA NEGERI 1 BOYOLALI MENUJU SBI

Pada tahun pelajaran 2009/2010 SMA Negeri 1 Boyolali akan menuju SMA Bertaraf Internasional dengan acuan pada standar pendidikan salah satu negara Organization for Economic Co-opration and Development (OECD) dan/atau negara maju lainnya  yang mempunyai keunggulan tertentu di bidang pendidikan masuk dalam kategori  Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Secara umum tujuan dari program RSBI adalah:

1)     mendorong sekolah untuk dapat menyelenggarakan pendidikan agar mencapai kondisi memenuhi standar nasional serta meningkatkan keunggulannya dengan mengadaptasi dan mengadopsi keunggulan mutu pendidikan dari salah satu negara OECD atau negara maju lainnya,

2)     memberikan arahan dalam melakukan pembaharuan sekolah untuk memenuhi standar nasional pendidikan serta memiliki keunggulan bertaraf internasional

memberikan pendampingan kepada sekolah untuk mewujudkan Sekolah

1)     Bertaraf Internasional dalam kurun waktu tertentu,

2)     menjalin kerjasama dan meningkatkan peran serta stakeholder pendidikan di SMA baik di tingkat daerah, nasional dan internasional dalam mengembangkan RSBI, dan

3)     mendapatkan model/rujukan RSBI. Program RSBI terdiri atas beberapa kegiatan yaitu identifikasi profil sekolah berdasarkan data hasil inventarisasi kondisi sekolah; penyusunan program kerja RSBI oleh sekolah; penilaian, penyempurnaan dan penyepakatan program kerja melalui asistensi dan sinkronisasi program; dan evaluasi penyelenggaraan program RSBI.

SMA  Negeri 1 Boyolali telah memenuhi syarat untuk menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, diantaranya :

1.     Telah memiliki akreditasi A dari Badan Akreditasi Sekolah

2.     SMA Kategori Mandiri (SKM)

3.     Di Kabupaten Boyolali belum ada Rintisan SMA Bertaraf Internasional

4.     Kabupaten Boyolali telah mempunyai program rintisan SMP Bertaraf Internasional sebanyak 2 SMP

5.     Penyelenggaraan sekolah 1 sift (tidak double shift), yakni siswa masuk pagi 

1.     Memiliki sarana prasarana yang lengkap antara lain:

a.     Memiliki 3 labaoratorium IPA (Fisika, Kimia, Biologi);

b.     Memiliki perpustakaan yang memadai;

c.      Memiliki laboratorium komputer;

d.     Ada akses internet;

e.     Memiliki web Sekolah;

f.      Tersedia ruang kelas yang sesuai dengan rombongan belajar

g.     Memiliki kultur sekolah yang memadai (bersih, bebas asap rokok, bebas kekerasan, rindang);

2.     Memiliki sumber daya manusia yang memadai

a.                 memiliki kepala sekolah:

1)     berpendidikan S2

2)     mampu mengoperasikan komputer

3)     memiliki kemampuan Bahasa Inggris minimal secara pasif

b.     memiliki guru mata pelajaran yang cukup, yakni 90% mengajar sesuai latar belakang pendidikan dan 15% berpendidikan S2

c.      memiliki staf penunjang yang memadai (staf TU, Laboran, Pustakawan, Teknisi)

3.     Memiliki rombongan belajar sebanyak 24 rombel.

Berdasarkan kondisi tersebut, maka SMA Negeri 1 Boyolali sangat layak untuk dapat menjadi Sekolah Bertaraf Internasional dan sekaligus dapat mencapai Standar ISO, International Organization for Standardization (ISO)  adalah  pengembang dan yang mempublikasikan standar internasional. Hingga saat ini meliputi institusi di 157 negara  yang berpusat di Genewa, Switzerland. Organisasi ini merupakan  non-governmental organization yang menjebatani kepentingan sektor swasta dan publik. ISO 9000 adalah kelompok standar untuk sistem manajemen mutu yang diatur oleh badan sertifikasi dan akreditasi. Termasuk dalam kelompok ini adalah ISO 9001, suatu perusahaan yang telah diaudit dan mendapat penjaminan berhak atas ”Sertifikat ISO 9001”. Sertifikat itu merupakan penjaminan atas penerapan proses bisnisnya yang konsisten. (http://en.wikipedia.org/wiki/ISO_9000, /15,3,2008)